Kamis, 19 September 2013

Izinkan Aku Hidup (Episode 2 dari 14)



Semenjak bertemu gadis itu, ada harapan-harapan baru yang mulai kumunculkan dalam hidupku. Sekarang impianku bukan hanya membahagiakan Mamah, tapi juga ingin membahagiakan diriku sendiri.

“Ivan….”

Kuhentikan langkah sekarang. Kepalaku celingak celinguk mencari sumber suara yang serak parau memanggilku.

“Ivan…”

Suara itu makin dekat ditelingaku. 1 tahun sudah lewat, baru hari ini  kudengar seseorang disekolah memanggil namaku.
Gadis itu menepuk pundakku. “Yeeee, ketemu lagi,” ujarnya cengengesan.
“Kok kamu tau namaku? Tau dari mana?”
“Kemaren aku cerita-cerita sama Kevin tentang pertemuan kita dibis eh tau-tau dia kenal sama kamu padahal aku cuman ngasih tau ciri-ciri kamu doang ke Kevin,” jelasnya.
“Kevin Bagas…?,” tanyaku meraba ingatan, “Kayanya dia temen SMPku,” ujarku lagi.
“Iya…!!! Oh jadi kalian temen lama ya. Ya, ya, ya…”
“Aku Thesa,” lanjutnya sambil mengulurkan tangan.
“Thesa…. Thesa… nama yang bagus.”
“Oh iya, apa Kevin pacarmu?”
“Sama sepertimu, dia juga teman dari SMP. Cuman kita beda sekolah.”
“Bagus banget, untung kalian ga pacaran,” gumamku.
“Apa? Kamu ngomong apa barusan?” tanyanya penasaran.
“Ngga, aku ngga ngomong.”
“Tau ah Van!!! Jelas-jelas tadi kamu ngomong.”
***
Setelah Thesa datang dihidupku. Sepertinya waktu tak berjalan selambat kemaren. Sekarang malah aku mau protes sama waktu yang jalannya kecepetan. Rasanya aku tak ingin meninggalkan tempat ini.

***1 tahun kemudian***
Semakin kedepan semakin jelas terlihat cinta segitiga diantara kami. Aku harus rela berbagi cinta dengan Kevin.

Kami menyadari bahwa ada cinta segitiga disini, tapi diantara kami tak ada yang mau mengalah. Apalagi sampai menyerah untuk mendapatkan Thesa.

Seharusnya aku realistis melihat keadaan. Dibandingkan denganku, Kevin sangat lebih pantas untuk Thesa. Tapi, kukatakan ‘tidak’ meskipun aku dipaksa menyerah untuk mendapatkannya. Sekarang, aku tak bisa hidup tanpa Thesa. Aku tak mau membiasakan diriku tanpanya.


Banyak hal yang sudah terlewatkanku bersama Thesa. Walau bersamanya sangat menyakitkan, aku rela menahan sakit itu agar bisa terus ada disisinya. Ini tahun terakhir kami disini. Semoga setelah lulus, Thesa juga pulang ke Indonesia melanjutkan study diperguruan tinggi yang ada di Indonesia agar aku bisa bersamanya lagi. Walaupun tidak, aku tetap menunggu sampai dia kembali ke Indonesia.
===bersambung===
thumbnail
Judul: Izinkan Aku Hidup (Episode 2 dari 14)
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh

Artikel Terkait Baru :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013. About - Sitemap - Contact - Privacy
Template Seo Elite oleh Bamz